Beasiswa Luar Negeri

Beasiswa Luar Negeri

Beasiswa luar negeri adalah bantuan dana berupa uang yang diberikan kepada perorangan dengan maksud dan tujuan untuk menempuh pendidikan yang ditempuh di luar negeri. Beasiswa luar negeri dapat diberikan oleh pemerintah, perusahan atau yayasan.

Beasiswa luar negeri sudah dipromosikan semenjak SMA mulai dari pengenalan beasiswa, macam – macam beasiswa di Indonesia. Banyak sekali orang berbondong – bondong untuk mendapatkan beasiswa tersebut, karena beberapa beasiswa bisa didapatkan melalui sebuah tes tertulis dan lisan.

Ada juga beasiswa yang diberi karena suatu penghargaan kepada seseorang contohnya suatu perusahan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang memiliki nilai yang baik atau di perkuliahan disebut IPK (indeks prestasi kumulatif).

Ada jenis beasiswa lagi yang lain yaitu beasiswa bantuan sebuah beasiswa untuk mendanai seseorang dalam menempuh pendidikannya namun kurang beruntung. Biasa diberikan kepada seseorang yang memiliki kekurangan disegi ekonomi dengan parameter dilihat dari pendapatan bersih orang tua.

Ada beasiswa atletik biasanya diberikan dari sebuah universtas kepada seorang mahasiswa yang memiliki potensi besar dan kemampuan dibidang atletik. Bagi yang mendapatkan biasanya menjadi tim inti di cabang atletik di universitas untuk dikirim ke berbagai perlombaan yang ada.

Banyak atlet tidak mencari beasiswa ini, beasiswa ini didapatkan karena universitas telat melihat potensi mereka dilapangan dengan memenangkan berbagai penghargaan di suatu perlombaan. Timbal balik bagi mereka yang menerima beasiswa ini adalah membayar dengan prestasi olah raga.

Beasiswa penuh merupakan beasiswa yang paling banyak diincar karena beasiswa ini memberikan dana secara keseluruhan atau dapat dikatakan menutupi semua kebutuhan dan keperluan akademik bagi yang menerima sedang menempuh pendidikannya.

Syarat Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Berkuliah.com

1. Terdapat banyak sekali jenis beasiswa luar negeri yang ada di Indonesia namun tidak semua beasiswa sama karena tergantung pada institusi masing – masing. Syarat yang paling sering kali ada adalah prestasi akademik dan non akademik.

2. Prestasi akademik diberikan kepada mereka yang memiliki nilai akademik yang baik. Jadi jangan sepelekan nilai yang ada di sekolah atau perguruan tinggi, karena ada beasiswa penghargaan dan beasiswa penuh yang diperuntukan bagi prestasi akademik yang baik.

3. Prestasi non akademik pun direkan berupa penghargaan juga, tatkala sering terlintas dipikiran bahwa prestasi akademik saja mendapatkan beasiswa namun bagi pencita olah raga ada beasiswa atletii yang diberikan bagi mereka yang.

4. Ada syarat yang menyatakan melampirkan surat pernyataan tidak mampu dari rt setempat. Syarat ini memberikan peluang kepada mereka yang tidak mampu dalam segi ekonomi namun ingin tetap kuliah. Beasiswa yang diberikan biasanya bantuan atau penuh kepada penerimanya.

5. Nilai tes TOEFL atau singkatan dari Test Of English as a Foreign Language atau tes bahasa inggris sebagai bahasa asing yang dibuat oleh suatu lembaga di Amerika yaitu Educational Test Service (ETS). Tes ini sering ada untuk mengambil beasiswa luar negeri.

6. Berbagai macam pemberi beasiswa meminta hasil dari tes untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengetahuan kita dalam hal berbahasa inggris.Hal ini memiliki tujuan untuk kita dapat berkomunikasi sehari – hari karena bukan orang Indonesia saja yang mendapat beasiswa luar negeri.

7. Nilai tes IELTS atau singkatan dari International English Language Testing System yang diselenggrakan oleh International Development Program Education Australia. Tes ini sama seperti tes TOEFL sebagai parameter kesiapan berbahasa inggris.

Namun hanya beberapa Negara yang meminta tes IELTS seperti negara UK seperti London dan Australia. Namun beberapa Negara lain masih menggunakan tes TOEFL sebagai parameter pengetahuan berbahasa inggris di Negara mereka.

Ternyata syarat untuk mendapat beasiswa luar negeri tidak begitu mudah didapat dan tidak begitu sulit juga. Untuk kemampuan tes berbahasa inggris dapat mempersiapkan diri seperti mengikuti les bahasa inggris untuk tes TOEFL atau tes IELTS.

Sudah begitu banyak bimbingan belajar bahasa inggris yang menyedia tes TOEFL dan tes IELTS sehingga tidak kata lagi untuk sulit memelajari bahasa inggris. Apalagi ini syarat loh yang harus dipenuhi, bila tidak terpenuhi bisa – bisa gagal mendapatakan beasiswa luar negeri yang diinginkan.

Karena sering kali para pelamar beasiswa gagal mendapatakan beasiswa karena hal satu ini yaitu tes TOEFL atau tes IELTS. Tes yang kadang disepelekan karena sudah mempelajari bahasa inggris dari SD hingga SMA bahkan diperkuliahan masih saja belum cukup sehingga perlu bimbingan lagi.

Namun kembali lagi yang paling penting adalah usaha dan doa, karena doa tanpa usaha pun sebenarnya suatu hal yang dapat membawa kita kepada hal yang sia – sia sehingga perlu berusaha keras dalam mewujudkan impian yang kita inginkan.

Mimpi bisa terwujud karena ada kemauan tidak ada yang kebetulan ko semua karena adanya usaha. Banyak orang sering mengaktan bahwa bahasa inggris itu sulit namun bila berusaha keras dengan doa dan usaha berbanding lurus pasti akan bbisa mendapatkan beasiswa luar negeri.

Baca juga: Bimbingan Beasiswa S1 S2 S3 Kuliah di Luar Negeri? Workshop KKLN Solusinya!

Leave a Reply