Mengenal Beasiswa S1 Luar Negeri

Mengenal Beasiswa S1 Luar Negeri

Beasiswa S1 luar negeri merupakan dambaan setiap siswa yang akan lulus ataupun yang sudah lulus sekolah menengah seperti SMA atau SMK dan sederajat. Mereka berusaha mengumpulkan nilai di masa sekolahnya agar memiliki nilai yang baik pada akhir studinya atau dikatakan mendapatkan nilai UN tinggi.

Beberapa pelamar yakin bahwa nilai UN tinggi mampu membawa mereka untuk mendapatkan beasiswa S1 luar negeri dan juga membawa kebanggaan tersendiri bagi mereka. Karena itu merupakahan hasil jerih payah mereka di masa studinya.

Namun masih banyak yang bingung tentang beasiswa S1 luar negeri ini dikalangan pelajar. Mereka bingung mencari dimana, universitas apa saja, apakah persyaratannya ribet atau tidak dan banyak lagi dipertimbangan yang mereka pikirkan.

Sekedar info beasiswa S1 luar negeri dapat dengan mudah didapatka di internet dengan mengetik keyword di mesin pencarian dan akan muncul begitu banyak kesempatan yang ada. Pilihlah salah satu yang merupakan situs asli universitas atau lembaga penyedia beasiswa.

Terdapat banyak sekali pilihan negaranya ada di Jepang, Singapura, Australia, London, Amerika dan banyak lagi. Pilihlah salah satu dan klik brosur atau syarat dan kententuan. Pada bagian ini perhatikanlah baik syarat, ketentuan, dan apa pun yang diminta.

Banyak para pelamar gagal karena tidak mengikuti syarat dan kentetntuan. Sering kali kecerobohan para pelamar yang dalam mengumpulkan berkas atau tidak begitu jeli dalam memahami syarat dan ketentuan. Alhasil mereka dapat dikatakna gugur ditahap ini.

Beberapa telah lolos dari tahap pengumpulan berkas, namun ada tes yang dilakukan tak lain tak bukan adalah tes TOEFL atau tes IELTS. Tes kefasihan bahasa inggris ini pun sering menelan korban para pelamar beasiswa sehingga banyak yang tidak lolos tahap ini.

Tes TOEFL dan tes IELTS jangan pernah disepelekan karena mereka berdua memang berbeda namun memiliki tujuan yang sama yaitu mengetahui kefasihan para pelamar dalam berkomunikasi bahasa inggris. Perlu mengikuti bimbingan les untuk tes ini bila perlu saja ya namun dianjurkan.

Sekilas memiliki tujuan sama namun tesnya berbeda. Tergantung syarat dan ketentuan mereka menginginkan tes TOEFL atau tes IELTS untuk beasiswa S1 luar negeri. Bentuk tes pada TOEFL dan IELTS sama yaitu tes tertulis dan lisan.

Pada tes TOEFL tes tertulisnya cukup memakan waktu yang lama sekitar kurang lebih 4 jam dengan tipe soal pilihan ganda yang memiliki jenis soal cerita dan lain – lain. Tes lisannya memiliki cara yang unik yaitu menggunakan komputer sebagai lawan bicaranya dan berbicara melalui mic yang tersedia.

Berbeda pada tes IELTS tes tulis mencakup banyak jenis dari mengisi yang kosong, mendengarkan cerita, monolog, pilihan ganda serta melengkapi kalimat. Tes lisannya pun juga berbeda dengan tes TOEFL, tes lisan langsung kepada seorang interviwer dan berkomunikasi tentang topik yang menarik.

Setelah lulus tahap ini pelamar bisa langsung diterima di universitas di Negara yang anda inginkan. Namun perlu dipirkirkan kembali tentang kebutuhan sehari – hari terutama tempat tinggal. Pelamar perlu membuat visa agar bisa berdomisili di luar negeri namun ada syarat bahwa visa telat dibuatkan.

Sekilas info visa adalah tanda bukti izin masuk ke suatu Negara asing yang diberikan pemerintah kepada seseorang dengan maksud dan tujuan tertentu mengunjungi negar asing. Paspor adalah sebuah buku berisi identitas pribadi pemiliknya dan berlaku untuk melalukukan perjalanan antar Negara.

Contoh Negara yang menyediakan beasiswa S1 luar negeri

1. Jepang

Negara matahari terbit ini memang sangat banyak memberikan beasiswa S1 kepada para pelajar di Indonesia, contohnya KOSEN/ College of Tecnology (D-3). Merupakan kamupus yang sangat cocok untuk lulusan anak SMK atau anak SMA yang suka ekperimen.

Kampus ini sebagian besar kuliahnya adalah eksperimen dan latihan – latihan praktek yang diajarkan para ahli teknik di jepang. Untuk bisa masuk sini perlu bisa berbahasa jepang dan beasiswa ini merupakan basiswa penuh.

2. Selandia Baru

Negara penghasil daging domba terbaik didunia ini juga sering membuka beasiswa S1 untuk para pelamar. The University of Auckland merupakan universitas yang paling banyak memberikan program S1 mulia dari ilmu sosial, ilmu hayati dan kedokteran serta ilmu sastra.

Untuk universitas ini mereka menerima hasil tes IELTS, sehingga para pelamar harus mempersiapkan diri untuk tes IELTS bukan untuk tes TOEFL. Ingat walaupun tujuannya sama namun beberapa syarat dan ketentuan harus dipenuhi.

3. Singapura

Ada beasiswa bernama Dr. Goh Keng Swee atau disingkat beasiswa GKS. Bila mendapatkannya kita bisa memilih satu dari 4 universitas yang ada yaitu National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological Univesity (NTU), Singapore Management University (SMU), Singapore University of Technology and Design (SUTD).

Bila mendapat beasiswa ini pelamar akan kuliah 4 tahun dan langsung kerja selama 3 tahun di Singapura.

Sekilas adalah hal – hal yang perlu diketahui dan dipersiapkan untuk mengambil beasiswa S1 di luar negeri. Tiada hal yang mustahil bila kita berusaha dan berdoa karena hasil tidak akan pernah mengkhinati usaha.

Baca juga: Bimbingan Beasiswa S1 Kuliah di Luar Negeri? Workshop KKLN Solusinya!

Leave a Reply