Serba-Serbi Mengejar Beasiswa S3 Luar Negeri

Serba-Serbi Mengejar Beasiswa S3 Luar Negeri

Beasiswa S3 luar negeri untuk mendapatkannya tidaklah mudah. Ya, untuk bisa menempuh studi dengan mendapatkan sponsor maka dibutuhkan usaha ekstra untuk mengejarnya. Terlebih jika ingin mendapatkan beasiswa luar negeri, ada sejumlah usaha yang harus dijalankan.

Banyak orang yang tidak tahu bahwa kesempatan mendapatkan beasiswa S3 luar negeri sangat terbuka lebar. Hal ini terbukti dengan data lulusan S3 warga Indonesia yang masih cukup rendah. Padahal, ketika tahu dan mau mengupayakannya bahkan beasiswa S3 luar negeri sangat mungkin didapat.

Beasiswa dari luar negeri umumnya memang lebih bergengsi. Selain karena memang mendapatkan ilmu dari universitas kelas dunia, di Indonesia pun lulusan luar negeri masih lebih diakui dan diunggulkan.

Namun memang, untuk bisa hidup dan memenuhi kebutuhan selama kuliah di luar negeri tidaklah murah. Hal inilah yang menjadi dasar tulisan ini dibuat agar siapapun yang ingin mendapatkan beasiswa khususnya kuliah S3 di luar negeri bisa tahu apa saja yang harus dilakukan.

Memperbesar Peluang Mendapatkan Beasiswa S3 Luar Negeri

video.quipper.com

Seperti yang telah disebut tadi, memang tidak mudah mendapatkan beasiswa luar negeri termasuk untuk kuliah S3. Namun, tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Siapapun bisa mendapatkan beasiswa asalkan tahu cara memperbesar peluang mendapatkannya.

Kali ini, akan dijelaskan beberapa hal penting sebagai upaya untuk memperbesar kemungkinan mendapatkan beasiswa S3 luar negeri. Seperti apa sajakah? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Memperbesar Skor TOEFL, IELTS, atau GRE

Skor yang membuktikan kemampuan bahasa Inggris dan memperbesar kemungkinan mendapatkan beasiswa adalah TOEFL dan IELTS. Sebagai bahasa internasional memang menguasai bahasa inggris adalah syarat mutlak.

Berapa skor yang minimalnya? Masing-masing pemberi beasiswa bisa memiliki batas minimal yang berbeda. Secara umum, batas yang diberikan untuk skor TOEFL minimal sekitar 500 dan untuk IELTS 6,0.

Namun juga perlu diperhatikan juga syarat bahasa asing lainnya karena bisa saja diminta syarat bahasa lainnya. Yang jelas, selagi mencari beasiswa pastikan persyaratan bahasa mampu terpenuhi.

2. Mendapatkan LoA

LoA merupakan surat yang menunjukkan diterimanya seseorang di suatu universitas di luar negeri. LoA didapatkan dengan mendaftar sendiri dan memperjuangkan seluruh persyaratan agar bisa menempuh studi doktoral di universitas yang diinginkan.

Memiliki LoA sangat memperbesar kemungkinan beasiswa S3 luar negeri. Banyak pemberi beasiswa yang lebih memprioritaskan seseorang yang sudah mendapatkan LoA terlebih di universitas yang terkemuka di dunia.

Untuk bisa mendapatkan LoA memang tidak mudah dan memerlukan kesabaran. Untuk syarat dan apa saja yang harus dipersiapkan termasuk berapa biaya pendaftarannya sangat bergantung pada universitas yang dituju.

3. Mengikuti Organisasi

Bagi pencari beasiswa S3 luar negeri yang ketika studi magisternya juga mendapatkan beasiswa pastinya sangat paham pentingnya mengikuti organisasi terutama organisasi sosial. Ya, mempersiapkan sisi akademis aja memang tidak cukup.

Pemberi beasiswa memang lebih melirik pendaftar beasiswa yang memiliki pengalaman dalam berorganisasi. Hal ini menunjukkan sisi lebih dari seorang pendaftar dan bisa diharapkan ilmunya nanti bisa bermanfaat untuk banyak orang.

4. Menjadi Relawan Sosial

Beberapa pemberi beasiswa juga sangat memprioritaskan seseorang yang rela menjadi relawan. Artinya, pernah atau bahkan sedang terlibat langsung pada aksi sosial konkrit dan memang berguna bagi masyarakat luas.

5. Mendapatkan Rekomendasi

Agar lebih besar mendapatkan kesempatan beasiswa S3 luar negeri, maka carilah pemberi rekomendasi yang kuat dan benar-benar membantu misalnya dari dosen tempat kuliah magister atau juga dari atasan dikantor.

Pemberi rekomendasi bisa jadi menjadi faktor yang memperbesar kemungkinan mendapatkan beasiswa karena mereka akan ditanya-ditanta mengenai kepribadian dan kemampuan pendaftar beasiswa.

6. Menulis Esai dan Surat Motivasi yang Baik

Berlatihlah menulis esai yang baik agar semakin besar kemungkinan mendapatkan beasiswa. Esai yang ditulis haruslah orisinal dan realistis. Untuk bagaimana menulis esai yang baik memang tidak mudah dan perlu bimbingan khusus.

Begitu juga dengan menulis surat motivasi. Surat motivasi ini akan dinilai seberapa besar calon pendaftar memiliki ambisi untuk menempuh studi dan juga seberapa besar kelayakan untuk mendapatkan beasiswa luar negeri.

Selain memperbesar kemungkinan, tentu saja mendapatkan beasiswa S3 luar negeri harus juga memperhatikan persyaratan-persyaratan. Ya, banyak orang yang menganggap enteng syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa.

Akibatnya, ketika tenggat waktu tiba banyak orang yang belum siap memenuhi seluruh persyaratan. Padahal, hanya satu dokumen saja yang kurang saja maka bisa saja menyebabkan langsung tidak lolos pada seleksi tahap awal.

Khususnya untuk pencari beasiswa luar negeri terutama dari pemerintah, LoA adalah syarat terbesar yang membuka peluang mendapatkan beasiswa S3. Pemberi beasiswa dari pemerintahan biasanya lebih meloloskan pendaftar yang sudah jelas akan menempuh studi dimana.

Itulah tadi serba-serbi mendapatkan beasiswa kuliah doktoral atau S3 di luar negeri. Memang tidak mudah untuk mendapatkan dukungan finansial menempuh kuliah di luar negeri. Namun jika dipersiapkan dengan baik maka kesempatan mendapatkannya pun terbuka lebar.

Baca juga: Bimbingan Beasiswa S3 Kuliah di Luar Negeri? Workshop KKLN Solusinya!

Leave a Reply